Microsoft Permudah UKM Adopsi Unified Communication23 Oktober 2007
Jakarta - Sarana komunikasi yang lazim digunakan saat
ini terbagi menjadi dua jalur yaitu telepon dan komputer. Pemisahan ini
terjadi karena komunikasi real time (synchoronous) seperti telepon dan
voice mail sangat tergantung pada jaringan tunggal. Sedangkan
komunikasi yang berbagi pesan (asynchronous) seperti e-mail tergantung
pada beberapa jaringan yang terpisah.
Komunikasi real time berjalan di atas Public Switched Telephone Network
(PSTN) sedangkan komunikasi berbasis pesan berjalan diatas network
seperti ethernet (IP).
Pemisahan kedua jenis komunikasi tersebut tentu menimbulkan kendala
yang dapat meningkatkan biaya dalam berkomunikasi dan pengaturan
jaringan infrastruktur TI (teknologi informasi). Atau paling tidak,
untuk menunjang kedua fasilitas tersebut terhubung satu sama lain,
dibutuhkan menset-up ulang semuanya dari awal.
Atas dasar itulah Microsoft menghadirkan teknologi Unfied Communicatons
(UC). Tujuannya, untuk menjembatani kedua perangkat tersebut dalam dua
teknologi server yang terintegrasi yaitu Microsoft Exchange Server 2007
dan Office Communication Server 2007 (OCS).
Teknologi tersebut dijanjikan dapat terintegrasi dengan sistem telepon
yang digunakan saat ini sekaligus dapat memberikan layanan komunikasi
yang lengkap dengan menggunakan jaringan telepon yang ada. Teknologi
ini juga mampu memaksimalkan infrastruktur yang ada dengan
mengintegrasikan sistem PBX melalui jalur voice over internet protocol
(VOIP)/PBX.
Potensi di Indonesia
Menurut Lukman Susetio, Product Manager Unified Communication Microsoft
Indonesia, sekarang ini walaupun tren biaya Internet masih mahal namun
rata-rata penetrasi Internet semakin lama semakin berkembang di
Indonesia.
"Ini bisa dilihat dari sudah banyaknya iklan yang menawarkan paket
Internet bandwidth unlimited. Di bisnis yang namanya komunikasi itu
adalah suatu cost, kalau kita pakai telepon biasa, cost-nya itu dinamis
depend seberapa sibuk kita memakai telepon itu," tutur Lukman, di
sela-sela konferensi pers teknologi update Unified Communications di
Kantor Microsoft Indonesia di Gedung Bursa Efek Jakarta, beberapa waktu
lalu.
Namun, lanjutnya, jika membicarakan tentang Internet dan ketika telah
membeli paket unlimited, apakah kita menggunakan bandwitdh itu cuma
sedikit atau sampai 100 persen maka kita mengeluarkan biaya yang sama.
"Jadi dari segi expenditure dan business value-nya itu akan jauh lebih
menarik karena sudah tahu pengeluaran yang terjadi," jelasnya.
Peluang UKM
Meski demikian, penggunaan teknologi UC sering dipandang hanya dapat
diadopsi bagi perusahaan besar, sehingga bagi perusahaan berskala kecil
menengah (UKM) tidak dapat menikmatinya.
Namun, Lukman menganggap, pandangan seperti itu tidak semuanya benar
karena menurutnya sektor UKM pun dapat mengadopsi teknologi ini.
Pasalnya, ia menambahkan, walaupun UC memang ditujukan bagi perusahaan
besar untuk berbagai branding, tetapi untuk sektor UKM pun juga feasible.
"Seperti yang kita demokan ini hanya memerlukan satu server saja dimana
exchange dan OCS-nya (Office Communication Server) jadi satu dan sudah
digabungkan, kemudian kita hanya memerlukan satu voip gateway dan itu
sudah bisa jalan," ungkapnya.
Sementara itu untuk minimal requirement jika UKM ingin mengadopsi
teknologi UC ini menurut Lukman, yang pertama dari segi back end-nya
adalah harus mempunyai satu server, lalu harus ada Exchanger Server dan
Office Communication Server 2007. Sedangkan dari segi front end, untuk
e-mail dari segi media messaging itu memerlukan Microsoft Outlook, lalu
untuk Voip dan lainnya bisa menggunakan OCS, tukasnya.
Saat ini Microsoft Indonesia telah mempersiapkan 19 mitra lokalnya
untuk segera mengadopsi teknologi Unified Communications dan telah
diujicoba di 4 perusahaan lokal.
Salah satu mitra bisnis Microsoft yang tengah membangun aplikasi UC
dalam program Rapid Deployment Program adalah PT Kairos Utama
Indonesia. "Sebagai mitra bisnis kami selalu menjadi yang terdepan
dalam mengadopsi teknologi terbaru Microsoft guna menciptakan solusi
terkini bagi para customer kami," Kata Laura C, General Manager PT
Kairos Utama Indonesia.
Teknologi Unified Communications yang akan diluncurkan akhir tahun 2007
ini merupakan solusi komunikasi yang dapat membuat kolaborasi kerja
semakin mudah dan efisien di tengah tuntutan akan mobile solution yang
semakin tinggi. Kami melihat hal ini merupakan sebuah kesempatan bisnis
yang baik bagi kami sebagai partner untuk mengembangkan aplikasi diatas
teknologi ini sesuai tuntutan para customer kami," tandasnya.
( ash / wsh )
|